SEJARAH PENDIRIAN PERGURUAN BELADIRI
PEDANG SAKTI MATARAM INDONESIA ( PASINDO )
I. Bapak Tri Kuncoro Hendarwanto yang akrab dipanggil dengan Kuncoro, dilahirkan pada tanggal 25 Juni 1968 di Yogyakarta. Putra dari Bapak Indardja S.S dan Ibu Sri Wiyadiningsih. Sejak umur 8 tahun telah mulai dididik oleh kakeknya Alm. Bapak R.S. Adi Supraba beserta pamannya dengan berbagai teknik beladiri Pencak Silat baik tangan kosong, maupun teknik permainan senjata, juga ilmu-ilmu pengobatan tradisional.
Setelah menjalani berbagai gemblengan baik mental, fisik dan beragam pemahaman ilmu beladiri, maka beliau diperintahkan oleh kakek dan pamannya untuk mengembangkan dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkannya.
Dalam perjalanan mengamalkan ilmunya beliau banyak bertemu dengan ahli-ahli, pendekar-pendekar beladiri di berbagai daerah.
Menginjak usianya yang ke 20 tahun itulah beliau kembali mendapatkan berbagai gemblengan dan tempaan-tempaan untuk mematangkan dan memperdalam ilmu beladiri, baik ilmu beladiri batin maupun beladiri fisik dari pendekar-pendekar dan pinisepuh-pinisepuh yang beliau jumpai.
Dengan penuh semangat, pendalaman dan pemahaman ilmu-ilmu yang beliau dapat, diuntai dan disempurnakan dengan menambah berbagai teknik-teknik beladiri fisik dan batin yang sangat luar biasa.
II. Pada masa – masa mengamalkan ilmunya di tahun 1990 – an beliau sudah banyak melahirkan siswa-siswa/murid-murid yang handal, yang mampu dengan mudah mengarungi dan menyelesaikan beratnya hidup di dunia, mampu memahami arti hidup dan kehidupan, dan dapat mempersembahkan prestasi terbaiknya kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta.
Walau demikian dalam benak beliau masih tersimpan sesuatu hal yang selalu mengganjal di hati yaitu :
1. Mengapa masih banyak orang-orang yang sopan santun, dalam tutur kata dan budi bahasanya justru menjadi sasaran kejahatan.
2. Banyak orang mengucapkan semoga selamat, barokah dan rahmat Allah selalu menyertaimu, tetapi mereka tidak pernah menjaga keselamatan, kebahagiaan, dan rizki orang lain.
Dari hal demikianlah maka beliau berkeinginan untuk memiliki sebuah wadah organisasi yang mampu menampung dan mendidik serta menumbuh kembangkan rasa cinta kasih sesama serta membina fisik, mental dan kekuatan iman sebagai tanda kasih, pengabdian serta persembahan kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta.
III Bermula dari hal-hal di atas dan dukungan dari sahabat-sahabat dan saudara-saudaranya, maka dengan penuh semangat dan harapan beserta, memohon petunjuk-petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa, diputuskanlah pada tanggal 25 Juni 2004 dibentuklah sebuah Perguruan Beladiri yang disebut Perguruan Beladiri Pedang Sakti Mataram Indonesia yang disingkat dengan PASINDO.
Tuesday
METODE LATIHAN PASINDO
A. Dalam system belajar dan mengajar di Perguruan PASINDO diterapkan metode menanamkan ikrar setia Perguruan Beladiri PASINDO agar nantinya akan menimbulkan reflek sikap yang terkandung dalam ikrar setia perguruan yang berisi :
1. BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
Realisasinya adalah semua siswa Pasindo nantinya akan memiliki refleks menyerahkan dan mempersembahkan seluruh olah fikir,olah laku,juga olah rasanya sebagai persembahan suci dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. MENGHARGAI MENGHORMATI DAN CINTA SESAMA
Dalam ikrar ini nantinya akan dapat menimbulkan reflek mengendalikan diri dari sikap emosional berlebihan,karena adanya pertimbangan jalinan kasih dari orang-orang yang berada disekelilingnya.
3. SETIA DAN MENJUNJUNG TINGGI PERGURUAN
Adalah ikrar setia perguruan dimana para siswa akan mempunyai rasa tanggung jawab dari apa yang telah mereka pelajari dari perguruan sebagai benteng mengarungi hidup dan kehidupan serta membangkitkan rasa saling memiliki satu sama lainnya yang telah mengikatkan diri dalam suatu lingkup keluarga besar PASINDO yang dibanggakannya.
4. SELALU MEMPERSEMBAHKAN PRESTASI YANG TERTINGGI
Adalash ikrar setia yang mengandung arti bahwa setiap hari adalah karya yang terbaik dan tertinggi yang patut dipersembahkan kepada sang pencipta selaku ibadah yang nyata.
5. BERJIWA KESATRIA DAN PANTANG BERPUTUS ASA
Adalah ikrar setia perguruan yang akan membina jiwa para siswa sebagai kesatria yang jujur,berbudi pekerti dan laku baik,mental handal pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup dan kehidupan.
B. Dalam setiap tingkatan disamping setiap siswa mendapatkan ujian-ujian dari materi beladiri yang telah mereka pelajari,juga setiap siswa akan mendapatkan materi uji yang bersifat Trainee Management yang berfungsi untuk melatih dan meningkatkan kerja tim
C. Pada tingkat-tingkat tertentu nantinya selain materi-materi kebeladirian yang bersifat beladiri fisik maupun batin dan materi-materi kerja tim,para siswa juga akan mendapatkan ilmu-ilmu pengobatan baik ilmu pengobatan dengan metode pernafasan sebagai pembangkit energi batin juga akan dibekali ilmu-ilmu pengobatan tradisional dan herbal.
Dengan metode-metode latian sebagaimana tersebut diatas nantinya siswa-siswi PASINDO akan mampu mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan apa yang diidamkan dan diharapkan oleh para orang tua dan lingkungan disekelilingnya yang mampu membawa diri sebagai penebar rasa cinta,kasih,kedamaian,dan memiliki kehandalan dalam sikap dan lakunya
1. BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
Realisasinya adalah semua siswa Pasindo nantinya akan memiliki refleks menyerahkan dan mempersembahkan seluruh olah fikir,olah laku,juga olah rasanya sebagai persembahan suci dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. MENGHARGAI MENGHORMATI DAN CINTA SESAMA
Dalam ikrar ini nantinya akan dapat menimbulkan reflek mengendalikan diri dari sikap emosional berlebihan,karena adanya pertimbangan jalinan kasih dari orang-orang yang berada disekelilingnya.
3. SETIA DAN MENJUNJUNG TINGGI PERGURUAN
Adalah ikrar setia perguruan dimana para siswa akan mempunyai rasa tanggung jawab dari apa yang telah mereka pelajari dari perguruan sebagai benteng mengarungi hidup dan kehidupan serta membangkitkan rasa saling memiliki satu sama lainnya yang telah mengikatkan diri dalam suatu lingkup keluarga besar PASINDO yang dibanggakannya.
4. SELALU MEMPERSEMBAHKAN PRESTASI YANG TERTINGGI
Adalash ikrar setia yang mengandung arti bahwa setiap hari adalah karya yang terbaik dan tertinggi yang patut dipersembahkan kepada sang pencipta selaku ibadah yang nyata.
5. BERJIWA KESATRIA DAN PANTANG BERPUTUS ASA
Adalah ikrar setia perguruan yang akan membina jiwa para siswa sebagai kesatria yang jujur,berbudi pekerti dan laku baik,mental handal pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup dan kehidupan.
B. Dalam setiap tingkatan disamping setiap siswa mendapatkan ujian-ujian dari materi beladiri yang telah mereka pelajari,juga setiap siswa akan mendapatkan materi uji yang bersifat Trainee Management yang berfungsi untuk melatih dan meningkatkan kerja tim
C. Pada tingkat-tingkat tertentu nantinya selain materi-materi kebeladirian yang bersifat beladiri fisik maupun batin dan materi-materi kerja tim,para siswa juga akan mendapatkan ilmu-ilmu pengobatan baik ilmu pengobatan dengan metode pernafasan sebagai pembangkit energi batin juga akan dibekali ilmu-ilmu pengobatan tradisional dan herbal.
Dengan metode-metode latian sebagaimana tersebut diatas nantinya siswa-siswi PASINDO akan mampu mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan apa yang diidamkan dan diharapkan oleh para orang tua dan lingkungan disekelilingnya yang mampu membawa diri sebagai penebar rasa cinta,kasih,kedamaian,dan memiliki kehandalan dalam sikap dan lakunya
Dasar Dan Tujuan
Dasar dan Tujuan Perguruan Beladiri PASINDO Adalah :
1. Perguruan Pedang Sakti Mataram Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
2. Perguruan Pedang Sakti Mataram Indonesia adalah wadah serta sarana pemersatu
Pecinta Ilmu Beladiri Nasional, guna menumbuh kembangkan serta membina fisik
mental dan kekuatan iman sebagai tanda kasih, pengabdian serta persembahan
kepada
Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta, tanpa memandang agama, golongan dan
sebagainya.
3. Perguruan Beladiri Pedang Sakti Mataram Indonesia selalu ikut serta melestarikan
dan mengembangkan kebudayaan bangsa warisan nenek moyang, khususnya dalam
bidang beladiri baik yang bersifat fisik maupun batin.
4. Menyelenggarakan pendidikan yang didalamnya terdapat proses belajar mengajar seni
beladiri guna mencapai kesehatan jasmani dan rohani, disiplin moral yang tinggi,
mental handal serta akhlak dan budi pekerti yang luhur
5. Serta berperan aktif dalam pengabdian masyarakat
PENTINGNYA BELAJAR BELADIRI PASINDO
Bahwa lembaga pendidikan beladiri merupakan suatu wadah yang sangat praktis dan efektif untuk mendidik jasmani, mental dan moral, karena di dalamnya terdalap metode-metode yang mudah dilaksanakan, mudah di pahami serta dilakukan langsung bukan sebagai petunjuk dan teori saja melainkan sebagai ILMU TERAPAN untuk membentuk, melatih membina menuju :
• Mental jujur dan bertanggungjawab
• Jiwa patuh kepada tata norma, dan aturan-aturan susila,
• Berani mengatasi bahaya dan membela kebenaran dengan dasar kebijaksanaan
• Berdaya juang tinggi serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan
dan kesulitan kehidupan.
Dalam bidang jasmani maka beladiri merupakan ilmu terapan yang praktis untuk :
• Membentuk jasmani yang sehat,
• Membentuk jasmani sigap, perkasa dan kuat,
• Berkemampuan menaggulangi marabahaya secara fisik yang mungkin ada, baik bahaya alamiah maupun oleh manusia.
Dengan demikian Beladiri adalah ilmu terapan untuk meningkatkan sumber daya manusia tidak sekedar teoritis sebagai tulisan, lukisan, atau nasehat saja. Melainkan sangat praktis langsung untuk dipahamai, dilaksanakan dalam tata laku yang metodis.
Baladiri sebagai lembaga juga merupakan wadah yang efektif untuk membentuk rasa kesetiakawanan, kerjasama dan kegotong royongan antar anggota sehingga dapat menjadi produktif siap pakai dalam menanggapi langkah-langkah pembangunan yang ada
1. Perguruan Pedang Sakti Mataram Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
2. Perguruan Pedang Sakti Mataram Indonesia adalah wadah serta sarana pemersatu
Pecinta Ilmu Beladiri Nasional, guna menumbuh kembangkan serta membina fisik
mental dan kekuatan iman sebagai tanda kasih, pengabdian serta persembahan
kepada
Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta, tanpa memandang agama, golongan dan
sebagainya.
3. Perguruan Beladiri Pedang Sakti Mataram Indonesia selalu ikut serta melestarikan
dan mengembangkan kebudayaan bangsa warisan nenek moyang, khususnya dalam
bidang beladiri baik yang bersifat fisik maupun batin.
4. Menyelenggarakan pendidikan yang didalamnya terdapat proses belajar mengajar seni
beladiri guna mencapai kesehatan jasmani dan rohani, disiplin moral yang tinggi,
mental handal serta akhlak dan budi pekerti yang luhur
5. Serta berperan aktif dalam pengabdian masyarakat
PENTINGNYA BELAJAR BELADIRI PASINDO
Bahwa lembaga pendidikan beladiri merupakan suatu wadah yang sangat praktis dan efektif untuk mendidik jasmani, mental dan moral, karena di dalamnya terdalap metode-metode yang mudah dilaksanakan, mudah di pahami serta dilakukan langsung bukan sebagai petunjuk dan teori saja melainkan sebagai ILMU TERAPAN untuk membentuk, melatih membina menuju :
• Mental jujur dan bertanggungjawab
• Jiwa patuh kepada tata norma, dan aturan-aturan susila,
• Berani mengatasi bahaya dan membela kebenaran dengan dasar kebijaksanaan
• Berdaya juang tinggi serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan
dan kesulitan kehidupan.
Dalam bidang jasmani maka beladiri merupakan ilmu terapan yang praktis untuk :
• Membentuk jasmani yang sehat,
• Membentuk jasmani sigap, perkasa dan kuat,
• Berkemampuan menaggulangi marabahaya secara fisik yang mungkin ada, baik bahaya alamiah maupun oleh manusia.
Dengan demikian Beladiri adalah ilmu terapan untuk meningkatkan sumber daya manusia tidak sekedar teoritis sebagai tulisan, lukisan, atau nasehat saja. Melainkan sangat praktis langsung untuk dipahamai, dilaksanakan dalam tata laku yang metodis.
Baladiri sebagai lembaga juga merupakan wadah yang efektif untuk membentuk rasa kesetiakawanan, kerjasama dan kegotong royongan antar anggota sehingga dapat menjadi produktif siap pakai dalam menanggapi langkah-langkah pembangunan yang ada
PERGURUAN BELADIRI PASINDO
Subscribe to:
Comments (Atom)
